Tampilkan postingan dengan label Teknologi Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi Informasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Mei 2013

Pengertian Teknologi Informasi

Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information technology (IT) adalah istilah umum yang menjelaskan teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah,menyimpan,mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. Contoh dari Teknologi Informasi bukan hanya berupa komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah tangga elektronik, dan peranti genggam modern (misalnya ponsel).
Pengolahan, penyimpanan dan penyebaran vokal, informasi bergambar, teks dan numerik oleh mikroelektronika berbasis kombinasi komputasi dan telekomunikasi. Istilah dalam pengertian modern pertama kali muncul dalam sebuah artikel 1958 yang diterbitkan dalam Harvard Business Review, di mana penulis Leavitt dan Whisler berkomentar bahwa “teknologi baru belum memiliki nama tunggal yang didirikan. Kita akan menyebutnya teknologi informasi (TI). “. Beberapa bidang modern dan muncul teknologi informasi adalah generasi berikutnya teknologi web, bioinformatika, ”Cloud Computing”, sistem informasi global, Skala besar basis pengetahuan dan lain-lain.
Jika dahulu leluhur kita berikirim surat dengan merpati atau juga mengirim utusan yang bisa tiba dan dibalas berbulan-bulan, maka hari ini berkirim surat bisa dilakukan secepat kilat. Jika dulu untuk mengetahui sebuah pristiwa kondisi di luar daerah kita harus berkunjung, maka kini cukup duduk manis di rumah dan kita sudah disuguhi informasi dari dunia mana pun.
Begitulah peranan teknologi yang sangat membantu dalam penyampaian informasi. Kita lalu mengenalnya dengan teknologi informasi. Apa sebenarnya definisi TI (teknologi informasi) itu?  Apakah benar teknologi informasi itu selalu identik dengan komputer?
Rekayasa
Jika ditelisik secara kata, maka teknologi informasi susunannya terdiri dari kata teknologi dan kata informasi. Teknologi hanya semacam perangkat, sementara penciptanya sendiri adalah manusia.
Jadi, bicara teknologi informasi maka tak akan bisa lepas dari upaya atau hasil rekayasa yang dilakukan manusia dalam hal penyampaian pesan atau informasi antara si pengirim dan si penerima. Tujuannya agar prosesnya lebih cepat sampai, cepat meluas infonya, tetapi lebih lama dalam hal penyimpanan arsipnya.
Sejarah
Dalam konteks sejarah, maka sebenarnya bahasalah alat teknologi yang pertama kali dimiliki manusia. Bagaimana tidak, pada peradaban manusia awal masa, komunikasi hanya disampaikan dengan bahasa dalam hal ini adalah bahasa lisan. Dari sini orang lain akan mengerti satu sama lain.
Hanya saja bahasa yang sudah diucapkan kepada si pendengar bersifat sementara karena memang tidak tersimpan dalam sebuah file khusus. Selain itu, proses penyebaranannya juga sangatlah terbatas. Hanya si penerima atau orang-orang di sekelilingnya yang memang kebetulan mendengarkan juga.
Pada akhirnya, semua bahasa itu akan hilang pelan-pelan. Setelah bahasa lisan ini, barulah kemudian berkembang ke fase gambar. Gambar ini kemudian dibawa-bawa untuk bisa dipahami sehingga kita mengenal adanya alfabet dan angka arabik yang kemudian mempermudah jalur informasi dari sebelumnya.
Hingga kemudian datanglah erah teknologi percetakan yang bisa menjangkau pesan lebih luas, diusul dengan teknologi elektronik semisal radio, televisi, dan komputer. Hingga hari ini masih terus berkembang dan berkembang. Lalu pertanyaannya adalah, apakah definisi teknologi informasi itu? Apakah semua teknologi informasi itu semuanya berkaitan dengan komputer?
Definisi
Untuk menjawab beberapa pertanyaan di atas, maka di sini akan disuguhkan beberapa definisi dari teknologi informasi itu sendiri dari para ahli. Di antaranya:
•  Haag dan Keen (1996): 
Haag dan Keen mengatakan, teknologi informasi merupakan seperangkat alat yang mampu membantu manusia dalam hal bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.
•  Martin (1999):
Martin berpandangan, teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer dalam hal ini baik perangkat keras atau perangkat lunak yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, tetapi juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi selain komputer.
•  Williams dan Swayer (2003):
Adapun Williams dan Swayer mengatakan, teknologi informasi adalah teknologi yang menggabungkan sitem komputasi atau komputer dengan jalur komunikasihigh speed yang membawa data, suara dan juga dalam bentuk video.
Nah, dari definisi tersebut maka dipahami bahwa teknologi informasi itu tidak identik dengan komputer saja. Tetapi merangkum alat telekomunikasi lainnya semisal ponsel, radio, televisi dan lain-lain.

Penulis : Lina Khoirunnisa

Read More ->>

Rabu, 10 April 2013

Perbandingan antara facebook, twitter, linkedIn dan Google Plus


 1.      Facebook
Facebook memiliki pengguna terbanyak dari situs web yang lainnya dan paling popular saat ini dengan bertengger memiliki lebih dari satu milyar pengguna, meskipun banyak kejahatan yang lahir karna facebook namun banyak juga manfaat dari facebook itu sendiri. Facebook bisa dibilang memiliki banyak fitur-fitur yang diminati oleh user di web. Pengaksesannya lebih mudah dari pada twitter dan yang lain. Lembar fakta perusahaan sejak facebook diluncurkan pada Februari 2004, sudah terkumpul 1,13 triliun "Like", 140,3 miliar koneksi teman, 219 miliar foto yang diunggah, 17 miliar posting tag lokasi (termasuk check-in), dan lebih dari 62,6 juta lagu yang dimainkan sebanyak 22 miliar kali. Facebook juga memiliki pendapatan terbesar dibanding saingan jejaring social yang lain dengan penghasilan 1,18 miliar dollar AS pada kuartal kedua tahun 2012. Facebook menjual 421.233.615 saham dengan menetapkan harga 38 dollar AS per lembar saham. Meskipun mayoritas pengguna Facebook hanya melihat seberapa banyak like dari komentar atau gambar yang mereka post-kan. Hanya sedikit dari pengguna Facebook yang benar-benar memanfaatkan fasilitas yang diberikan. Sekitar 50% dari total pengguna Facebook aktif setiap harinya, sekitar 35 juta pengguna aktif selalu memberikan update setiap harinya, 20 juta lebih pengguna Facebook adalah fans dari salah satu fanspage yang ada di situs tersebut, Facebook mempunyai sekitar 1,6 juta fanspage yang aktif sampai sekarang, Sekitar 3,5 miliar konten seperti link, catatan, status dan lainnya dishare di Facebook setiap minggunya. 42,54% pengguna Facebook adalah laki-laki dan 54,03% adalah wanita. Facebook didominasi oleh pengguna berusia antara 18 sampai 24 tahun. Setiap bulannya, ada sekitar 6 miliar foto diunggah. Lebih dari 35% pengguna Facebook tidak memasang status di accountnya, 30% berstatus menikah, 25% berstatus single, dan kurang dari 10% berstatus bertunangan atau sudah menikah.

2.      Twitter
Twitter telah mempunyai lebih dari 140 juta pengguna aktif dan dalam sehari saja terdapat 340 juta tweet yang masuk dalam database Twitter. Banyak pebisnis yang mengatakan Twitter lebih menarik dibanding Facebook, karena situs jejaring sosial ini membatasi penggunanya untuk menulis lebih dari 140 karakter. Oleh karenanya, situs ini bisa dibilang situs yang efisien dalam penyampaian, langsung pada tema, dan dapat digunakan untuk mencari apa yang disuka dan tidak disuka pelanggan secara cepat. Sebanyak 54.6 persen pengguna Twitter adalah perempuan dan 45.4 persen lainnya adalah laki-laki. Sekitar 42.3 persen pemilik account Twitter berusia antara 31 sampai 49 tahun, dan sekitar 41.5 persen adalah berusia eighteen sampai twenty-nine tahun.Keunggulan Twitter dibanding dengan jejaring sosial lainnya adalah langsung tepat pada inti pembicaraan, efisien, terdapat fasilitas hashtag yang dapat mengumpulkan topik-topik yang sejenis, dan tanya jawab antara produsen dan konsumen dapat terjalin dengan cepat dan tepat.
3.      Google+
Walaupun bisa dibilang masih kalah dengan ketiga jejaring sosial di atas, namun setidaknya, Google+ telah memiliki sekitar 100 juta pengguna aktif saat ini. Pengguna Google+ menuliskan standing atau couple sebanyak kurang lebih 625 ribu setiap harinya. Dengan menambahkan tanda + sebelum nama orang-orang yang ada dalam daftar pertemanan, secara otomatis, orang tersebut dapat diajak berinteraksi berdua atau bersama-sama dengan lainnya. Hal ini sangat membantu para pebisnis untuk melakukan presentasi bisnis. Nampaknya, pengguna Google+ ini lebih didominasi oleh kaum pria saja, karena sebanyak 69.62 persen pengguna adalah laki-laki dan hanya 30.38 lainnya adalah wanita. Pengguna situs jejaring sosial ciptaan Google ini lebih eksklusif dibanding dengan Facebook. Pengguna Google+ rata-rata mempunyai jenjang pendidikan yang tinggi, seperti pelajar atau mahasiswa, ahli mesin, desainer web, pengembang aplikasi atau software, dan marketing profesional.
Sama seperti Facebook, Google+ juga dapat digunakan untuk memposting semua informasi berupa tulisan, gambar atau foto, video, polling, dan melakukan tanya jawab dengan sesama pengguna Google+. Apabila Anda adalah seorang pebisnis atau seorang enterpreneur, maka Anda diharapkan dapat bijak dan selektif memilih situs jejaring sosial. Karena dengan tidak selektifnya dalam pemilihan tersebut, maka semua usaha publikasi yang Anda lakukan akan sia-sia dan membuang waktu Anda dengan percuma.
4.      LinkedIn
Situs ini sampai saat ini telah mempunyai lebih dari 150 juta pengguna aktif yang tersebar di seluruh dunia. Keunggulan LinkedIn adalah dapat memperlihatkan keahlian seseorang dan dapat terhubung dengan banyak orang yang mempunyai keahlian atau kemampuan yang sama. Pengguna LinkedIn dapat menciptakan Group yang digunakan sebagai tempat berdiskusi mengenai banyak hal, contohnya mengenai keunggulan dan kelemahan produk yang Anda jual. Pengguna situs ini sedikit didominasi oleh kaum pria sebanyak 51 persen dan 49 persen lainnya adalah wanita. Sekitar twenty-three persen pengguna LinkedIn berusia 35 sampai 44 tahun dan twenty-one persen di bawahnya adalah berusia 45 sampai 54 tahun. Orang-orang berusia twenty-five sampai 34 tahun menduduki tingkat ketiga dengan perolehan sebanyak twenty persen. Sedangkan 35 persen lainnya, terbagi-bagi antara pengguna berusia 18, eighteen sampai 24, 55 sampai 64, dan di atas 65 tahun.
Read More ->>

Senin, 08 April 2013

Mailing List



Pendahuluan
Mailing list adalah grup diskusi di Internet di mana setiap orang bisa berlangganan dan berikutserta didalamnya. Anggota milis dapat membaca surat dari orang lain dan kemudian mengirimkan balasannya. Secara sederhana, mailing list adalah sebuah daftar alamat surat elektronik yang mempunyai kesukaan/kepentingan yang sama. Saat seseorang mengirimkan surat yang kemudian dikirimkan ke semua orang yang terdapat di dalam daftar, penerima pesan memiliki kebebasan untuk membalas topik diskusi tersebut atau tidak. Setiap kali ada orang membalas sebuah surat, surat tersebut disalurkan ke setiap kotak surat masing masing orang yang terdapat di dalam daftar. Semua proses ini diatur oleh sebuah program yang dinamakan Mailing List Manager (MLM's) atau Mail Servers.
Berdasarkan topik diskusi, mailing list  ada bermacam-macam. Ada mailing list  umum, ada mailing list  yang membahas bidang ilmu tertentu (misalnya Teknologi Informasi), ada juga  yang membahas masalah agama, dan sebagainya. Penyedia layanan mailing list  yang dikenal luas antara lain adalah yahoogroups.com dan googlegroups.com. Daftar untuk penggunaan mailing list  dapat disebut sebagai daftar distribusi. Dalam mailing list  yang legal atau tidak bermuatan spam, individu dapat berlangganan atau berhenti berlangganan sendiri.

 Pembahasan
1. Pengertian mailing list
Mailing list adalah grup diskusi di Internet di mana setiap orang bisa berlangganan dan berikutserta didalamnya. Anggota milis dapat membaca surat dari orang lain dan kemudian mengirimkan balasannya. Secara sederhana, milis adalah sebuah daftar alamat surat elektronik yang mempunyai kesukaan/kepentingan yang sama.
2. Sejarah mailing list
Pada tahun 1987-1988, ketika Internet masih belum berkembang seperti sekarang ini, sekelompok kecil mahasiswa Indonesia di Berkeley, California, Amerika Serikat membentuk mailing list Indonesia yang  pertama [rujukan?] dengan alamat e-mail indonesians@janus.berkeley.edu
Berawal dari mailing list pertama di Janus diskusi-diskusi antar teman-teman mahasiswa Indonesia diluar negeri pemikiran alternatif berserta kesadaran masyarakat ditumbuhkan. Pola mailing list  ini ternyata terus berkembang dari sebuah mailing list  legendaris di janus, akhirnya menjadi sangat banyak sekali mailing list  Indonesia terutama di host oleh server di ITB & egroups.com. Mailing list  ini akhirnya menjadi salah satu sarana yang sangat strategis dalam pembangunan komunitas di Internet Indonesia. Persatuan komunitas pelajar dan mahasiswa Indonesia di luar negeri terbentuk dengan adanya fasilitas diskusi maya ini. Awal diskusi sangat membangun dan berjiwa nasionalis. Tema-tema yang diangkat lebih banyak mengenai dialog antarumat beragama.
Dengan adanya Internet di Indonesia pada tahun 1993-1994 dan kepulangan para mahasiswa yang belajar di luar negeri ke Indonesia, mailing list Indonesia secara bertahap terbentuk di Indonesia. Dua buah komputer Pentium II di Institut Teknologi Bandung (ITB) yang merupakan sumbangan Alumni Institut Teknologi Bandung telah menyumbangkan banyak jasanya untuk pembentukan awal komunitas maya Indonesia sehingga jumlahnya mencapai ratusan mailing list. Beberapa mailing list yang bertahan di ITB sampai hari ini adalah itb@itb.ac.id dan dosen@itb.ac.id.
3. Kegunaan Maling list
Melalui mailing list, dapat diketahui beragam informasi, mulai dari lowongan pekerjaan, lowongan magang, hingga berita-berita terbaru mengenai suatu isu yang sedang hangat diperbincangkan.
4. Ciri Khas Mailing List
Mailing list dapat dikatakan mirip dengan forum internet karena sama-sama merupakan situs perkumpulan suatu kelompok dengan ketertarikan yang sama. Perbedaan milis dengan forum internet terletak pada adanya notifikasi yang didapat anggota mailing list pada email mereka masing-masing. Anggota mailing list  dapat memilih apakah ia ingin setiap tulisan terbaru di mailing list  masuk ke dalam notifikasi email mereka atau tidak.
Sebuah ''mailing list'' hanyalah merupakan daftar dari alamat ''e-mail'' orang yang tertarik pada subjek yang sama, adalah anggota dari kelompok kerja yang sama, atau yang mengambil kelas bersama-sama. Ketika seorang anggota daftar mengirim catatan ke grup alamat khusus, e-mail akan disiarkan ke semua anggota daftar. Kunci keuntungan dari mailing list  atas hal-hal seperti diskusi berbasis web adalah bahwa sebagai pesan baru akan tersedia ke  mereka dan segera disampaikan kepada para peserta ’kotak surat’.
Sebagian besar anggota mailing list  merasa info-info dari mailing list tersebut hanya dapat memenuhi muatan email sehingga banyak yang memilih untuk tidak mendapatan notifikasi dari setiap info terbaru dari mailing list. Padahal, tidak semua orang sempat mengecek pembicaraan terbaru di mailing list sehingga notifikasi di email sebetulnya mempermudah anggota suatu mailing list agar mereka tak ketinggalan satu info pun.
                                   
5. Cara menggunakanya
1.      Mendaftar pada group yang diminati, biasanya terdapat pada gmailgroups.com. Pada tahap ini anggota baru akan diminta mengisi database agar informasi dari semua anggota terangkum dengan rapi.

2.      Mengirim pesan ke milis jika ada sesuatu yang ingin disampaikan seperti info lomba, berita kesehatan, dan lain-lain. Setiap anggota milis berhak menulis apa saja di milis asalkan berita tersebut akurat.

6. Jenis keanggotaan mailing list
              Jenis keanggotaan dalam suatu mailing list, atau disebut membership level memiliki hak yang berbeda-beda yaitu:
1.      Owner, Pemilik suatu mailing list, merupakan anggota yang membuat suatu mailing list. Owner otomatis merangkap sebagai moderator. Owner memiliki control yang lengkap pada suatu mailing list, termasuk untuk menghapus mailing list. Meskipun ada beberapa keuntungan untuk memiliki lebih dari satu owner, dan perlu dicatat bahwa anggota yang ditunjuk untuk menjadi owner akan memiliki hak-hak yang sama seperti owner yang pertama, termasuk menghapus mailing list atau menghapus anggota, bahkan menghapus owner yang pertama.

2.      Moderator Anggota yang dapat mengubah aturan delivery dan posting untuk tiap anggota mailing list. Hak-hak moderator adalah :


Message: menyetujui,mengedit,atau menghapus pesan.
Membership : menyetujui, mengundang menambah, menghapus, atau mem-ban anggota.
Moderators : menambahkan, menghapus, atau mengubah hak moderator.
Group : mengubah aturan yang ada untuk group(auto-delivered file settings).
Delete the group: moderator dengan hak ini dapat dengan permanent menghapus milis

3.      co-moderator, Anggota ini memiliki jenis keanggotaan moderator dan diberikan hak-hak(previlege)tertent u untuk membantu tugas moderator

4.      regular subscription, Anggota biasa

Kelebihan Mailing list
1.      Semua anggota di suatu mailing list  dapat menerima informasi-informasi yang hanya disiarkan di mailing list tersebtu karena ketika seorang anggota di dalam daftar mengirim catatan ke grup tersebut, e-mail akan disiarkan ke semua anggota daftar.

2.      Para anggota mailing list  akan selalu merasa terkinikan (up-to-date) dengan adanya diskusi berbasis web ini, yang membuat setiap berita yang masuk ke dalam mailing list menjadi pesan baru di setiap inbox anggotanya

Kekurangan mailing list
1.      Mailing list  kurang praktis untuk beberapa hal. Misalnya, setiap e-mail yang terkirim ke mailing list  akan terkirim juga ke alamat e-mail pengirim. Apabila seseorang jarang membacanya, maka inbox e-mail yang bersangkutan akan penuh terisi mailing list. Padahal, kapasitas email sangat terbatas. Full inbox juga dapat membuat pesan-pesan non-mailing list  terselip, sehingga tidak terbaca. Padahal, pesan tersebut bisa jadi sangat penting.

2.      Mailing list  tidak bersifat interaktif untuk diskusi karena seseorang tidak dapat menggolongkan pesan berdasarkan temanya. Misalnya, untuk komunikasi internal sebuah organisasi, seseorang memerlukan semacam direktori, sehingga wacana atau informasi untuk bidang hubungan kemasyarakatan (humas) tidak bercampur dengan kesekretariatan. Atau agenda-agenda yang menjadi program humas dapat dibahas lebih terperinci.


3.      Mailing list  merepotkan pengguna jika harus me-reply (menjawab) suatu pesan karena harus menyertakan pesan sebelumnya yang telah di-reply. Jika tidak, sulit bagi orang lain untuk mengetahui pesan mana yang sedang seseorang respons. Karena saat ini pengguna mailing list  terpusat pada jasa yahoogroups.com, pengaksesan menjadi sangat lambat. Banyak lebar pita internasional tersedot Karena hal tersebut.


7. Web penyedia mailing list
              web penyedia layanan e-mail dan mailing list  secara gratis (tanpa bayar) dengan proses registrasi yang sangat mudah, kita ambil contoh google.com dan yahoo.com adalah dua situs besar penyedia layanan e-mail dan milis secara gratis.
Bebrapa contoh mailing list yang ada:
escaevabookclub@yahoo.groups.com
Miling list untuk mereka yang hobi dengan dunia tulis menulis, penerbitan, bedah buku dan sebagainya
ilmukomputer@yahoo.groups.com
Miling list yang membahas tentang permasalahan dan informasi komputer
assunnah@yahoo.groups.com
Miling list yang membahas tentang permasalahan dan diskusi agama islam

 




DAFTAR PUSTAKA
              Mirabito, M.A.M. & Morgenstern, B.L, New Communication Technology: Applications, Policy, and Impact, 5th Edition, UK: Focal Press, 2004.
              Jones, S., Kovac, R., & Groom F. M. (2009). Introduction to Communication Technologies: A Guide for Non-Engineers. Boca Raton, FL: CRC Press. Bab 5, 483.</ref>
Read More ->>